Di jalan cinta aku bertumbuh

*Buku yang direkomendasikan sebagai bacaan lanjutan: “Al-Qur’an Kitab Cinta” , Syayid

Quthb, “Islam: The Missunderstood Religion”, Alwi Shihab dan kisahnya mengajar Islam di Amerika.

*artikel: Syamsi Ali, imam Masjid Washington; Islam di Amerika

Poin – poin cinta:

  1. Tidak dikatakan beriman, sampai seseorang mencintai Allah dan Rasulnya melebihi keluarganya dan hartanya.
  2. Ada 3 syarat untuk merasakan manisnya iman: membenci kemunkaran, menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai tujuan, (dan satu hal lagi).
  3. Billahi fii sabil lil haq-fastabiqul khairaat

~Billahi fii sabil lil haq: bersama Allah di jalan kebenaran

Kebenaran, di zaman globalisasi menjadi relatif. Sering tersamarkan batas antara yang benar yang salah.

~Fastabiqul khairaat: berlomba2 dalam kebaikan.

Ini adalah pernyataan positioning kepada orang lain. “Apakah dia/mereka terhadap dakwah memilih jalan menjadi musuh Allah, pendukung dakwah, etc. Kemudian sebagai pendukung apakah ia menempuh jalan yang sama dengan kita atau berbeda jalan sehingga kita saling berlomba2 dalam kebaikan.

Poin – poin kebaikan:

  1. ‘Umar Ibn Khattab menyatakan, kebenaran yang tidak terorganisir akan dikalahkan oleh kebaikan yang terorganisir.
  2. Hanya akal pikiran yang suci, dapat membedakan benar dan salah.
  3. Kebenaran datang dari Allah dan akal pun Allah yang memberi.

Konsep kebaikan

*Al-Khairat: adalah apa2 yang bermanfaat bagi kehidupan di dunia dan akhirat.

*Al-Ma’ruf: adalah segala hal yang berarti kebaikan dalam syari’at dan bermanfaat bagi orang umum.

*Dalam dakwah kebaikan harus dikreasi. Maka dalam mengkreasi alkhairat dan alma’ruf kita harus istabaqa-yastabiqu atau saling berlomba2.

°°sebuah kisah menarik°°

Di UGM ada seorang dokter dosen yg bergelar doktor, dan beliau muslim, dan ini real. Beliau keluar dari profesinya demi untuk menekuni studi nuklir utuk kedokteran. Hingga beliau temukan microchip yang dapat digunakan untuk transer nukir dalam bidang kedokteran. Beliau adalah Bapak Joko Sasmito. Anak-anak beliau dikatakan hanya sekolah SD-SMP, kemudian beliau ajak untuk mendalami studi nuklir. Dikatakan pula, teknologi microchip ini berskala internasional. Bisa cek di google untuk informasi lebih lanjut.

Poin – poin pertahanan posisi:

  1. Ketika berlomba2 (dalam kebaikan), ada saatnya kita membuat argumen yang melawan arus. Kemudian kita dapati teman2 kita sinis. Sebetulnya itu terjadi karena kedua pihak sama2 ingin mempertahankan kebenaran yg diyakini.
  2. QS. Al-Anfal: 60, disebut juga ayat jihad. Meski sebenarnya keseluruhan suratnya memang bertema perang. Ayat jihad biasanya digunakan sebagai pemantik persiapan mmbentuk generasi handal.

Generasi handal: alquwwatul aqida, alquwwatul jasadiyah, alquwwatul aqliyah.

Maka,dengan kekuatan itu kau gemparkan musuh2 Allah dan musuh-musuh mu.

  1. Ajarilah anakmu memanah, berrenang dan berkuda. (Al hadits)

Poin – poin generasi handal:

  1. Lihatlah wajib militer di Korea.
  2. ‘Umar ra.: “An-nas a’da maa jahalu” (manusia itu adalah musuh terhadap apa-apa yang tidak diketahuinya).
  3. Anak IMM harus terus belajar dan jadi generasi handal.
  4. Potensi umat Islam: “Yahudi dan Nasrani khawatir jika jamaah solat subuh sama banyaknya dengan jamaah solat maghrib.
  5. Hidup hanya sekali untuk bertaruh…. (KH. A Dahlan).
  6. Daya tarik umat islam: personifikasi (kepribadian): bashiro, nadhiro, da’iyan, siroojan.
  7. WARNING: hindari citra buruk umat Islam, misal munculnya gerakan radikal. Kita hapus dengan citra positif.

 

Bersama Ust. Hendra Darmawan