Indahnya Dakwah Kampus& penantian surga

Posted on 18 Maret 2017 Under Artikel 0 Comments

Dakwah wajib bagi setiap muslim, baik dilaksanakan secara individu dan secara berjamaah. Lihat QS. Al Imran ayat 104, 110, An Nahl 125. Dari beberapa ayah tersebut,  sudah jelas menjelaskan pentingnya untuk berdakwah. Terlebih dakwah kampus adalah suatu langkah yang baik untuk mengajak& mengingatkan kepada saudara sesama muslim untuk istiqomah dijalan Allah terutama teman-teman mahasiswa. Salah satu manfaat berdkwah yakni sperti terddapat dalam Al qur’an surah Muhammad ayat 7 yang artinya“Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu” (QS. 47:7) jika kita melihat posisi kita sebgai mahasiwa yang selalu dihantui akan ketakutan jika berorganisasi menggangu kuliah kita seperti halnya nilai tidak memuaskan, tidak fokus kuliah dan akan menyita banyak waktu dan lain-lain, maka di sahabat “dakwah” Allah sudah menjanjikan seperti ayat diatas, jadi jangan takut lagi untuk berorganisasi dengan cara sambil menolong agama Allah.

Dakwah kadang terasa sangat sulit memang dakwah tidak gampang ada kalanya rintangan disajiakn oleh Allah untuk menguji kita apakah kita ikhlas menolong atau karena sesuata jadi kita perlu meluruskan niat kita lagi, jika kita lolos ujian maka keimanan kita akan ditingkatkan, percaya saja bawaha Allah selau senantiasa bersama orang-orang yang menolong agama-Nya.

Ada sebuah kisah Dahulu, setelah perang Hunain pada tahun 8 H, didatangkanlah para tawanan kepada Rasulullah SAW. Tiba-tiba ada seorang tawanan wanita yang nampak panik, berjalan cepat kesana kemari.  Begitu melihat ada seorang bayi, ia pun segera mengambil bayi tersebut dan mendekapnya. Lalu ia susui bayi tersebut dengan penuh kasih sayang.

Melihat pemandangan seperti itu, Rasulullah SAW. Bersabda kepada para sahabatnya, “bagaimana menurut kalian, apakah wanita ini tega melemparkan bayinya kedalam api??” para sahabat pun menjawab, “tentu tidak, wahi Rasulullah!”

Kemudian Rasulullah bersabda SAW. “Sesungguhnya kasih sayang Allah SWT. kepada hamba-Nya itu jauh lebih besar dari pada kasih sayang wanita ini kepada bayinya.”  (Shahih al-Bukhari no. 5999 dan Shahih Muslim no. 2754)

Jika kita merenungkan hadis diatas maka kita serasa malu betapa besar kasih sayang Allah SWT. malu jika kita tidak memperbaiki diri kita, malu jika kita tidak mengajak yang lainya untuk meneguhkan hati kepada Allah, betapa luas tak terkira rahmat-Nya. Diantara besarnya kasih sayang Allah SWT. seperti halnya dalam kehidupan di lingkungan kampus, maka kita perlu untuk berbuat kebaikan kepada sesama. Apa lagi dengan adanya sahabat dakwah ini akan menciptakan generasi penerus untuk mengemban pentingnya dakwah , semoga surganya Allah akan menjadi balasan jerihpayah kita Aamiin..