Sudahkah kamu berdakwah?

Posted on 13 Maret 2017 Under Artikel 0 Comments

Oleh Ella Yussy Dwi Astuti-Presiden BEM UAD

Hallo Sahabat! Apa kabar semuanya? Semoga selalu dalam lindungan Allah dan selalu diberi kelancaran dalam setiap aktivitasnya. Semakin hari Alhamdulillah kampus kita tercinta ini semakin berkemajuan, mulai dari segi prestasi mahasiswa, aktivitas organisasi mahasiswa bahkan infrastruktur yang selalu dikembangkan. Patutlah kita bersyukur bahwa kita masih diberi kesempatan utnuk menuntut ilmu yang insyaAllah barokah untuk membangun negeri menjadi negeri yang besar.

Dalam kesempatan kali ini saya ingin mengajak teman-teman untuk sedikit mengulas sebuah pertanyaan simple namun mungkin susah untuk dijawab. Sudahkah kamu berdakwah? Pertanyaan yang terdiri dari 3 kalimat ini tiba-tiba terasa begitu sulit untuk dijawab. Sudah belum ya? Hmm… mari kita pahami dulu makna dakwah. Menurut KBBI Dakwah berarti penyiaran agama dan pengembangannya di kalangan masyarakat; seruan untuk memeluk, mempelajari, dan mengamalkan ajaran agama.

Nah dari ayat tersebut teman-teman dapat memahami bahwa untuk berdakwah kita bertugas untuk menyerukan pada kebaikan dan mencegah dari perbuatan yang sebaliknya. Maka dapat dipahami bahwa dakwah itu dapat dilakukan oleh semua orang asalkan ia memahami hal yang akan disampaikan. Jadi kamu dapat berpartisipasi dalam dakwah.

Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan memiliki sebuah komunitas dakwah yang dinaungi oleh Kementerian Agama yaitu Sahabat Dakwah. Sahabat Dakwah berperan dalam menyampaikan nilai-nail islam dengan cara-cara sederhana dengan berprinsip bahwa Dakwah itu tidak Harus Ceramah. Nah, menarik kan? Maka Sahabat Dakwah mengaak kita semua untuk terus berdakwah dengan cara-cara yang sederhana. Banyak sekali cara yang bisa kita gunakan untuk berdakwah. Seperti 7-icon yang ada di Sahabat Dakwah.

Dalam semangat berdakwah, BEM UAD mempunyai langkah untuk terus dapat menginspirasi dan mengajak mahasiswa dalam mensiarkan agama dan menjadikan organisasi sebagai lingkungan yang islami dalam mengenbangkan diri. Organisasi yang qur’ani merupakan sebuah organisasi yang tidak melepaskan segala prisip agama dalam melaksanakan kepemimpinan berorganisasi. Organisasi yang demikian akan memupuk semangat dakwah yang diimplementasikan dalam program kerja. Artinya menuntut ilmu agama itu tidak harus melalui kajian ataupun ceramah seperti prinsip dari Sahabat Dakwah. Bahkan berdakwah itu tidak hanya dilakukan oleh Kementerian Agama ataupun Departemen Kerohanian tetapi dilakukan oleh seluruh elemen mahasiswa dalam segala bentuk kegiatan yang ia buat.

Hal ini sangat mendukung tujuan Uniersitas kita tercinta ini bahwa UAD ingin menjadi Perguruan Tinggi Muhammadiyah berkelas Internasional berbasis pada nilai ke Islaman. Prestasi mahasiswa tentu harus selalu ditingkatkan, namun nilai-nilai Islam jangan sampai ditinggalkan. Semangat berdakwahitu harus ada dalam setiap diri pribadi umat muslim. Semangat menjalankan amanah berdakwah dalam organisasimu teman-teman. Salam Mahasiswa! Salam Pembaharu!